Blog Post

Gerakan > Election > Pengamat Soroti Visi Ganjar-Mahfud untuk Dosen dan Guru

Pengamat Soroti Visi Ganjar-Mahfud untuk Dosen dan Guru

Spread the love

Visi Ganjar-Mahfud untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama kalangan dosen dan guru, demi memberikan pelayan publik terbaik kepada Masyarakat disoroti oleh pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah.

Sebelumnya pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sudah menyatakan komitmen kuat keduanya untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terutama dosen dan guru.

Komitmen ini tertuang dalam dokumen visi misi Ganjar-Mahfud yang berjudul “Menuju Indonesia Unggul.” Lebih tepatnya pada Sub-Bab 1.2.3. yang berjudul, “Guru dan Dosen Sejahtera, Berkualitas, dan Kompeten Sejajar Negara Maju.”

“Pendapatan guru dan dosen harus meningkat dan harus sejahtera, melalui penyempurnaan sertifikasi guru dan dosen secara lebih sederhana,” dikutip dari dokumen visi-misi ganjar-mahfud pada hari Senin, (27/11/2023).

Selain itu, pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3 itu juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan ASN melalui penerapan sistem kerja yang jelas, kenaikan jabatan yang transparan dan akuntabel, pemberian remunerasi yang konkret, serta sistem pindah yang terpadu bagi ASN, sambil memastikan pelayanan publik berada pada standar prima.
Transformasi birokrasi juga akan dilakukan melalui optimalisasi digitalisasi.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut SDM Jadi Prioritas

Sementara itu, pelayanan publik sendiri pada dasarnya adalah serangkaian kegiatan atau proses yang bertujuan memenuhi kebutuhan pelayanan sesuai dengan ketentuan hukum bagi seluruh warga negara dan penduduk. Pelayanan ini mencakup pemberian barang, jasa, dan/atau layanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Penyelenggara pelayanan publik dapat berupa institusi negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk menyediakan pelayanan publik, serta badan hukum lain yang dibentuk khusus untuk kegiatan pelayanan publik.

Trubus Rahadiansyah, selaku pengamat kebijakan publik, berharap bahwa komitmen ini tidak hanya tinggal pada level retorika, melainkan harus terealisasi secara konkret, sehingga ASN juga dapat menikmati tingkat kesejahteraan yang layak.

“Gaji ASN, terutama mereka yang berada di wilayah terluar atau daerah terpencil, harus benar-benar mencerminkan kesejahteraan,” ungkap Trubus dalam pada Sabtu, (28/10/2023).

Upaya peningkatan kesejahteraan ASN itu diharapkan dapat membawa dampak positif dalam memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, Ganjar berkomitmen untuk memastikan bahwa semua aspek pemerintahan menjalani proses digitalisasi, sehingga pelayanan pemerintah dapat berjalan lebih efisien.

Sementara untuk guru dan dosen, Trubus menyatakan bahwa seharusnya mereka mendapatkan perlakuan khusus, karena peran mereka dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Perlakuan ini diharapkan dapat mencapai pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga berharap bahwa Ganjar-Mahfud juga bisa memperbaiki kualitas guru di Indonesia agar sejalan dengan peningkatan kesejahteraan yang dilakukan demi memberikan pelayanan publik terbaik terutama di bidang Pendidikan.

“Kita kan maunya kualitas pendidikan sama antara yang di kota dengan daerah. Jadi mau sama, selain itu perbaikan kualitas gurunya juga perlu,” tegas Trubus.

Berkaca dari visi Ganjar-Mahfud dan pendapat Trubus Rahadiansyah bisa disimpulkan bahwa program untuk meningkatkan kesejahteraan ASN terutama guru dan dosen demi memberikan pelayanan publik terbaik diharapkan bisa dilakukan meskipun kedepannya akan ada tantangan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *