Blog Post

Gerakan > Election > Nama Ganjar Pranowo Dulu Bukan Nama Aslinya!
Calon Presiden Ganjar Pranowo Menginap di Rumah Warga

Nama Ganjar Pranowo Dulu Bukan Nama Aslinya!

Spread the love

Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo lahir dari latar belakang keluarga yang sederhana. Berada di sebuah desa di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, dengan ayah yang dikenal sebagai Parmudji Pramudi Wiryo dan ibunya bernama Sri Suparni. Menariknya, nama asli Ganjar Pranowo tidak sama dengan yang ia miliki saat ini.

Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berlangsung di Istana Batutulis, Jawa Barat, pada Jumat, (21/04/2023). Pengumuman tersebut disampaikan di hadapan Presiden Joko Widodo, serta dihadiri oleh tokoh-tokoh penting PDIP seperti Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Setelah secara resmi diangkat sebagai calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo terus meniti karier yang mengalami peningkatan pesat. Setelah menyelesaikan dua kali masa jabatan sebagai Gubernur Jawa Tengah, langkah selanjutnya bagi Ganjar Pranowo adalah menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar pada tahun 2024.

Baca Juga : Rambutnya khas Putih, Ganjar Juga Pernah Gundul?

Ganjar Pranowo lahir dengan nama asli Ganjar Sungkowo dan merupakan anak kelima dari enam bersaudara. Pri Kuntadi, Pri Pambudi Teguh, Pri Jadi Joko Prasetyo, Prasetyowati, dan Nur Hidayati adalah nama-nama saudara-saudaranya.

Ayah dari Ganjar Pranowo seorang polisi yang pernah terlibat dalam operasi penumpasan gerakan PRRI di Kawasan Sumatra Tengah (Sekarang meliputi Sumatra Barat, Riau, dan Jambi). Nama “Pri” diberikan kepada tiga saudaranya sebagai penghormatan kepada sang ayah yang terlibat dalam tiga kali operasi penumpasan PRRI di lapangan.

Calon Presiden Ganjar Pranowo
Calon Presiden Ganjar Pranowo

Kisahnya Ketika Berganti Nama

Ganjar Pranowo juga memiliki kisah menarik mengenai perubahan nama, sebuah tradisi yang lazim terjadi pada masa anak-anak di tanah Jawa-Mataram. Ketika masih bersekolah, Ganjar menggunakan nama “Sungkowo,” namun nama tersebut diganti menjadi Pranowo karena orangtuanya merasa khawatir bahwa anak mereka akan “selalu berkubang kesialan dan kesusahan” jika tetap menggunakan nama Sungkowo.

Makna dari nama Ganjar Sungkowo adalah “Sang Pencipta” (Ganjar) dan “ganjaran dari kesusahan/kesedihan” (Sungkowo). Nama Sungkowo dipilih karena terkait dengan kondisi saat Ganjar masih dalam kandungan ibunya.

Baca Juga : Siti Atikoh, Istri Calon Presiden Ganjar Pranowo

“Saat itu keluarga kami sedang banyak dirundung kesusahan. Sungkowo sendiri memiliki arti kesedihan,” seperti yang dikutip dalam Novel: Anak Negeri, Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo (2017).

Ganjar menjelaskan alasan di balik penggantian namanya, ternyata karena sering kali ia mengalami sakit.

“Sungkowo. Bela sungkawa,” ungkap Ganjar ketika diwawancara di Youtube Curhat Denny Sumargo.

“Diganti katanya saya sakit-sakitan,” ungkapnya.

“Iya kalau orang Jawa kan gitu. Sakit-sakitan, ganti nama gitu saat itu masih kecil,” jelasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *