Blog Post

Gerakan > Daerah > Mahfud MD : Ketua Baru Kawan Lama Saya
Mahfud MD

Mahfud MD : Ketua Baru Kawan Lama Saya

Spread the love

Mahfud MD Menko Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ia menyambut dengan baik pemilihan Suhartoyo sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Mahfud menyampaikan rasa syukurnya karena MK mengikuti keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang menetapkan pemilihan ketua baru harus dilakukan dalam batas waktu 2×24 jam setelah putusan tersebut.

“Alhamdulillah, ini berarti keputusan MKMK telah dijalankan sesuai dengan petunjuknya, yaitu dalam kurun waktu 2×24 jam,” ungkap Mahfud di kantor Menko Polhukam, Jakarta, pada hari Kamis (9/11).

Mahfud menekankan bahwa Suhartoyo adalah teman dekatnya yang sudah lama dikenal. Keduanya telah menjalin pertemanan sejak masa kuliah strata satu di Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta.

“Saya mengenal Suhartoyo sebagai teman sekelas saya saat kuliah di Fakultas Hukum UII Jogjakarta. Kami satu angkatan, satu kelas, dan satu kelompok belajar, sehingga saya berharap dia tetap mempertahankan sifat baiknya seperti dulu,” ujar Mahfud.

Mahfud yakin bahwa Suhartoyo, sebagai hakim penjaga konstitusi, memiliki kredibilitas yang dapat diandalkan. Mahfud juga berharap agar Suhartoyo tidak terpengaruh oleh hal apa pun yang dapat merugikan Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga : Temukan Dugaan Aparat Tak Netral, Aiman Witjaksono: Jangan Curang Kami Tak Akan Diam

Hingga kini, Mahfud merasa bahwa temannya masih dapat diandalkan, dan dia berharap agar tidak terpengaruh atau membiarkan MK mengalami kerusakan. Mahfud menegaskan pentingnya perbaikan dan peningkatan kualitas Mahkamah Konstitusi.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) memilih Suhartoyo sebagai Ketua MK menggantikan Anwar Usman. Pemilihan Suhartoyo dilakukan setelah sembilan hakim konstitusi melakukan konsultasi untuk menetapkan Ketua MK untuk periode 2023-2028.

“Kesepakatan yang dicapai adalah bahwa posisi Ketua MK ke depan akan dipegang oleh Bapak Doktor Suhartoyo, sementara saya (Saldi Isra) akan tetap menjalankan tugas sebagai wakil ketua,” kata Wakil Ketua MK Saldi Isra di Gedung MK, Jakarta, Kamis (9/11).

Saldi Isra mengungkapkan bahwa dalam rapat permusyawaratan sembilan hakim konstitusi, muncul dua nama, yaitu Saldi Isra dan Suhartoyo. Kedua belah pihak melakukan diskusi yang cermat untuk menentukan siapa yang akan menjadi Ketua MK.

Jadi, ketujuh hakim konstitusi keluar dari ruangan, dan hanya saya dan Suhartoyo yang tinggal untuk membahas bagaimana kita menghadapi nama-nama tersebut, menentukan siapa yang akan menjadi ketua dan siapa yang akan menjadi wakil ketua,” ungkap Saldi.

Dalam diskusi tersebut, Saldi menyatakan bahwa dirinya bersama Suhartoyo melakukan evaluasi untuk meningkatkan kinerja MK ke depan. Menurutnya, para hakim konstitusi sepakat bahwa Suhartoyo akan menjadi Ketua MK.

“Sumpah jabatan diambil pada hari Senin di ruangan ini. Jadi, mulai hari Senin, susunan hakim konstitusi akan lengkap,” kata Saldi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *