Blog Post

Gerakan > Nasional > Mahfud MD Anggap Putusan MKMK Berhentikan Anwar Usman Di Luar Ekspektasi
Menko Polhukam Mahfud MD

Mahfud MD Anggap Putusan MKMK Berhentikan Anwar Usman Di Luar Ekspektasi

Spread the love

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) baru-baru ini memutuskan untuk memberhentikan Anwar Usman dari jabatannya sebagai Ketua MK, menyebabkan banyak perdebatan dan pernyataan dari berbagai pihak, salah satunya Mahfud MD.

Menurut Mahfud MD, pencopotan Anwar Usman sudah tepat dan merupakan langkah yang strategis untuk menghindari kemungkinan adanya permohonan banding. Dalam pernyataannya, Mahfud menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan tindakan yang sesuai dengan hukum dan akan mencegah terjadinya keraguan terkait integritas Mahkamah Konstitusi.

Mahfud juga menyoroti bahwa sanksi lain yang diberikan kepada Anwar Usman, seperti larangan menyidangkan perkara hasil Pemilu, merupakan langkah yang tepat secara praktis dan politis.

“Ada yang kecewa kenapa ketua MK hanya dicopot dari jabatannya, kok tidak dicopot permanen dengan tidak hormat, itu saya paham ada kekecewaan itu. Tapi menurut saya itu justru putusan yang tepat, karena kalau misalnya Ketua MK yang sudah jelas-jelas melakukan pelanggaran berat itu dicopot dengan tidak hormat dari jabatan hakim, dia boleh mengusulkan pembentukan MKMK baru untuk banding, dan itu berisiko, bisa dibatalkan keputusan MKMK itu,” ungkap Mahfud pada sebuah acara di Kemenko Polhukam, Rabu (8/11/2023).

Namun, Mahfud MD juga mengakui bahwa dari segi akademis, beberapa pihak berpendapat bahwa pencopotan Anwar Usman seharusnya lebih tegas, namun dia menegaskan bahwa langkah yang diambil sudah cukup sesuai dengan kondisi politik dan hukum yang ada.

Selain itu, Mahfud menyoroti pentingnya kesadaran akan perannya sebagai calon Wakil Presiden dan menegaskan bahwa tanggapannya terhadap keputusan MKMK harus mempertimbangkan posisinya sebagai calon pemimpin di masa depan.

Baca Juga: Waspadai Kecurangan & Sabotase Suara, TPN Ganjar-Mahfud Beri Pesan ke Relawan

Mahfud MD Jaga Netralitas untuk Tidak Terlibat dalam Proses Sengketa Ketua MK

Di sisi lain, Mahfud MD juga mengungkapkan alasan ketidakhadirannya dalam pertemuan mantan hakim Mahkamah Konstitusi yang membahas situasi di Mahkamah Konstitusi pasca keputusan MKMK. Dia menekankan pentingnya menjaga netralitasnya sebagai calon wakil presiden dan menghindari konflik kepentingan dalam menanggapi keputusan tersebut.

“Jadi, sekali lagi, yang penting itu adalah membangun kekompakan, menjalin informasi, jangan bekerja sendirian,” tambahnya.

Meskipun demikian, Mahfud MD mengakui bahwa keputusan MKMK memberhentikan Anwar Usman dari jabatannya sebagai Ketua MK merupakan langkah yang tidak terduga dan cukup berani. Dia juga menekankan bahwa keputusan tersebut memperlihatkan komitmen Mahkamah Konstitusi dalam menegakkan hukum dan menjaga integritas lembaga peradilan.

1 Comment

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *