Blog Post

Gerakan > Election > Lingkungan Hidup dalam Visi Misi Ganjar-Mahfud
ganjar pranowo mahfud md

Lingkungan Hidup dalam Visi Misi Ganjar-Mahfud

Spread the love

Simak Visi Misi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Sektor Lingkungan Hidup

Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD memiliki visi misi dalam pelestarian lingkungan hidup.

Visi paslon tersebut bertajuk ‘Menuju Indonesia Unggul: Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari’. Dalam mewujudkan visi tersebut terdapat 8 misi Gerak Cepat Ganjar & Mahfud.

Dalam 8 misi tersebut, ada satu misi yang berfokus pada percepatan mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Misi ini merupakan misi ke-enam kedua paslon yang terdapat di booklet visi-misi Ganjar-Mahfud.

Misi tersebut bertajuk ‘Mempercepat Perwujudan Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan Melalui Ekonomi Hijau dan Biru’. Berikut ulasan lengkapnya;

Lingkungan Hidup Berkelanjutan

Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Pemeliharaan hutan, pemangkasan polusi udara dari emisi kendaraan dan industri, pembatasan penggunaan plastik, serta transisi energi menuju net zero emission.

Harmoni Hutan untuk Keseimbangan

Moratorium deforestasi dan mempercepat reforestasi, reboisasi, restorasi, dan rehabilitasi. Meningkatkan konservasi kawasan hutan sebagai sumber pangan lokal, obat-obatan herbal, air, oksigen, fungsi klimatologis, dan layanan alam bagi kehidupan masyarakat di sekitar hutan.

Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan

Revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), danau, pengembangan kota hijau, industri hijau, dan gerakan kesadaran gaya hidup bebas sampah, serta penerapan regulasi ketat terhadap perusakan lingkungan.

Adaptasi dan Mitigasi Krisis Iklim

Penghijauan wilayah pesisir, ruang terbuka hijau memadai, mitigasi bencana, serta transportasi umum yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan diikuti penerapan teknologi digital bagi petani dan nelayan.

Penerapan ESG

Pengintegrasian penilaian risiko lingkungan, sosial dan tatakelola (Environmental, Social, Governance/ESG) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem ekonomi dan sistem keuangan.

KadarKlim – Kampung Sadar Iklim

Program promotif di tingkat kampung untuk menahan laju perubahan iklim, dengan fasilitas sanitasi dan drainase yang baik, ruang terbuka hijau, kawasan pejalan kaki, fasilitas publik, dan pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Baca Juga: Momen Mahfud MD Ziarah ke Makam Ayahnya di Madura

Ekonomi Hijau

Transisi Energi

Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai generator pembaharuan yang potensinya sekitar 3.700 GW secara bertahap untuk kebutuhan energi dalam negeri, sehingga porsi EBT di dalam bauran energi menjadi 25-30% hingga tahun 2029.

Desa Mandiri Energi

Desa mampu mendayagunakan sumber energi lokal berbasis energi baru terbarukan untuk memasok kebutuhan energinya, sehingga menjadi bagian dari gugus penghijauan ekonomi Indonesia.

Limbah Jadi Berkah

Pengelolaan sampah dan limbah yang terintegrasi dan ramah lingkungan agar berkah ekologi dapat terwujud. Mengubah sampah menjadi peluang tambahan penghasilan alternatif bagi rakyat alias berkah ekonomi (waste to cash).

Ekonomi Sirkuler

Meminimalkan kerusakan sosial dan lingkungan dengan ganyang plastik dan gebrak polusi melalui pendekatan reduce, reuse, recycle, repair and refabricate (5Rs).

Baca Juga: Ganjar: Perempuan dan Disabilitas Harus Ikut Dalam Politik

Ekonomi Biru

Tata Kelola Laut yang Inklusif dan Berkelanjutan

Mengoptimalkan pemanfaatan sektor kelautan dengan potensi US$1,4 triliun per tahun secara inklusif untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan laut. Dilakukan demi menjaga gelombang potensi ekonomi biru Indonesia.

Akselerasi 11 Potensi Maritim

(1) Perikanan Tangkap, (2) Perikanan Budidaya, (3) Industri Pengolahan Hasil Perikanan, (4) Industri Bioteknologi Kelautan, (5) Pertambangan dan Energi (ESDM), (6) Pariwisata Bahari, (7) Hutan Bakau, (8) Perhubungan Laut, (9) Sumber Daya Wilayah Pulau-pulau Kecil, (10) Industri dan Jasa Maritim, dan (11) SDA Nonkonvensional.

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota dan Zonasi

Penangkapan ikan terkendali untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan dan lingkungannya serta meratakan distribusi pertumbuhan ekonomi nasional. Penangkapan ikan terukur dibagi dalam beberapa zonasi di mana seluruh kegiatan penangkapan ikan di laut melalui satelit didukung penggunaan aplikasi digital.

Perikanan Budidaya Berkelanjutan

Meningkatkan produktivitas budi daya melalui penetapan dan penataan kawasan budidaya, bahan pakan lokal berkualitas dan peningkatan nilai tambah produk dan pasar dengan berfokus pada 5 produk budidaya unggulan yaitu: udang, kepiting, lobster, tilapia, dan rumput laut.

Maritim Unggul (MU)

Penguatan kapasitas konektivitas maritim melalui peningkatan kualitas SDM maritim, sarana dan prasarana transportasi laut, pengoptimalan pemanfaatan alur laut dan titik sempit (choke points), dengan didukung oleh sistem manajemen transportasi laut yang terintegrasi dengan jalur perdagangan regional dan internasional.

Industri Maritim Jaya

Penguatan industri galangan, industri perikanan dan hasil laut, pengelolaan kampung pesisir, konservasi laut dan terumbu karang, meningkatkan kesejahteraan nelayan dan sumbangan ekonomi maritim terhadap PDB. Industrialisasi kelautan dilakukan demi gemilangkan pesisir yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

Wisata Maritim Mendunia

Pengembangan kawasan wisata bahari, Kawasan Ekonomi Khusus wisata bahari, serta meningkatkan daya tarik investasi wisata maritim.

Mengatasi Pencemaran Laut

Menerapkan regulasi yang ketat untuk mengatasi pencemaran laut termasuk pencemaran yang bersifat lintas batas negara.

Visi misi ini dicanangkan oleh Paslon Ganjar-Mahfud untuk mewujudkan pemanfaatan lingkungan hidup dengan bijak melalui langkah dan upaya yang lebih modern. Sehingga bisa menciptakan masyarakat yang sadar akan lingkungan dan berperan aktif dalam mewujudkan sumber daya berkelanjutan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *