Blog Post

Gerakan > Lifestyle > Impian Teaching Industry Ganjar Pranowo

Impian Teaching Industry Ganjar Pranowo

Spread the love

Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah melihat perkembangan positif dalam upayanya mewujudkan “teaching industry” dengan melibatkan perusahaan dalam mendukung pendidikan SMK. Tujuh SMK di Jawa Tengah telah menerima dukungan dari sembilan perusahaan melalui Konsorsium Pengusaha Peduli Sekolah Vokasi RI. 

 

Dukungan tersebut mencakup fasilitas dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan industri, yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa SMK menjadi tenaga kerja kompeten sesuai dengan tuntutan industri.

 

Ganjar Pranowo merasa bahwa kerjasama antara pemerintah dan dunia usaha dalam perencanaan ini adalah langkah yang tepat. Ini memungkinkan sekolah vokasi atau SMK untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dari industri, sehingga puncak kerjasama tersebut adalah terciptanya “teaching industry.” 

 

Melalui teaching industry, siswa dapat terbiasa menggunakan peralatan dan praktik yang relevan dengan industri selama masa pendidikan mereka, sehingga ketika lulus, mereka siap untuk bekerja.

 

Selain memberikan dukungan fisik dalam bentuk fasilitas dan peralatan, para pengusaha juga bekerja sama dengan sekolah untuk menyelaraskan kurikulum dan melatih guru agar lebih kompeten. Hal ini membantu menciptakan lulusan SMK yang siap menjadi tenaga kerja yang berkualitas dan tidak menganggur.

 

Konsorsium Pengusaha Peduli Sekolah Vokasi RI, yang terdiri dari sembilan perusahaan, juga bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan SMK dapat menjadi penggerak perekonomian dan tidak menganggur. 

Baca Juga: https://gerakan.id/peran-media-sosial-untuk-ganjar-pranowo/

Kerjasama ini bukan hanya tentang membangun fasilitas fisik, tetapi juga tentang mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan dan kompeten untuk mendukung pengembangan industri.

 

Mewujudkan Pendidikan Gratis di Indonesia

 

Ganjar Pranowo, yang merupakan calon Presiden 2024, telah berkomitmen untuk menyediakan pendidikan gratis di seluruh Indonesia bagi masyarakat yang kurang mampu. Komitmennya bukanlah sekadar retorika, karena ia sudah berhasil mewujudkannya ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dalam dua periode sebelumnya. 

 

Ganjar percaya bahwa pendidikan gratis adalah bagian penting dalam usaha untuk meningkatkan akses pendidikan, yang terbukti berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, dan pada akhirnya dapat mengatasi masalah kemiskinan.

 

Ganjar Pranowo merasa prihatin terhadap ketidakmerataan infrastruktur dan akses pendidikan di berbagai wilayah di Indonesia. Baginya, setiap daerah harus memiliki akses pendidikan yang setara dan mudah dijangkau oleh seluruh warga. 

 

Ganjar menekankan pentingnya optimalisasi bonus demografi melalui pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan peningkatan mutu pendidikan, terutama untuk masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi yang lebih sulit.

 

Ketika berbicara tentang persoalan infrastruktur pendidikan, Ganjar menekankan perlunya peningkatan investasi dalam infrastruktur pendidikan dan peningkatan alokasi anggaran yang khusus guna memastikan pendidikan lebih mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Sebagai catatan, selama kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo telah berhasil mengimplementasikan program sekolah gratis bagi warga yang kurang mampu. 

Baca Juga: https://gerakan.id/demi-ganjar-pranowo-relawan-ini-rilis-lagu/

Salah satu inisiatifnya adalah pendirian sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri berbasis asrama yang menawarkan pendidikan gratis, termasuk fasilitas seragam, sepatu, asrama, dan makanan bagi para siswa. 

 

Selain itu, sekolah-sekolah ini menjalin kerja sama dengan perusahaan dan industri untuk memberikan peluang kerja bagi para lulusan. Tentu saja, banyak siswa yang telah merasakan manfaat positif dari program sekolah berkonsep asrama tersebut.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *