Blog Post

Gerakan > Election > Ganjar Siap Berikan Perhatian Khusus Kepada Papua

Ganjar Siap Berikan Perhatian Khusus Kepada Papua

Spread the love

Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo menyatakan bahwa Papua merupakan bagian tak terpisahkan dari Indonesia dan perlu mendapatkan perhatian khusus terkait pengembangan akses pendidikan dan peluang pekerjaan.

Pernyataan ini disampaikan Ganjar saat melakukan pertemuan dengan masyarakat Sorong Raya, Papua Barat Daya, pada Senin (20/11/2023).

Ganjar menyampaikan bahwa dirinya dan masyarakat telah setuju tentang beberapa prioritas pembangunan di Papua, seperti penyelesaian rumah tidak layak huni (RTLH), kemudahan akses dan infrastruktur pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja.

“Dalam kunjungan kami, kami banyak mendengarkan cerita dan berinteraksi langsung dengan bapak dan ibu. Kami hadir untuk melihat dan meresapi situasi dengan mata, telinga, dan hati kami,” ungkap Ganjar dalam keterangan yang dilansir pada Rabu (22/11/2023).

Baca Juga : Ganjar Siap Sejahterakan Guru

“Kami berkomitmen untuk mengatasi beberapa isu yang dihadapi, termasuk penyelesaian masalah rumah tidak layak huni dan perbaikan sektor pendidikan. Beberapa lulusan belum mendapatkan pekerjaan, oleh karena itu, diperlukan pelatihan. Kami siap untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan jaringan yang ada untuk menyampaikan masukan dan mencari solusi yang tepat,” imbuh Ganjar

Ganjar Dapatkan Pesan Soal ‘Jas Merah’

Calon Presiden Ganjar Pranowo menerima pesan agar tidak melupakan sejarah, sebuah nasihat yang sering disuarakan oleh Bung Karno.

Pesan ini disampaikan oleh Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, di Yoka, Jayapura, Papua, pada Selasa, 21 November 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Komarudin mengutip kata-kata Bung Karno, “Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” saat menyampaikan pesannya kepada Ganjar di rumahnya.

Komarudin juga membagikan pengalaman tentang peristiwa sembilan tahun lalu, pada 4 Juli 2014, ketika rumahnya menjadi titik awal kampanye Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

“Jokowi datang ke kampung sebelah bertemu masyarakat sekitar dari rumah ini. Ia telah melakukan banyak hal untuk Papua. Sayangnya masih banyak tugas yang harus diteruskan oleh Pak Ganjar jika terpilih sebagai Presiden,” ungkap Komarudin.

Baca Juga : Ganjar Pranowo Soroti Kesejahteraan Petani

Sebagai Ketua Panitia Khusus Undang-Undang Otonomi Khusus Papua, Komarudin menekankan bahwa masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam pengelolaan Papua di bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia menyoroti beberapa aspek dalam UU Otonomi Khusus yang memerlukan perhatian, dan mengingatkan bahwa negara, termasuk Presiden, turut berperan dalam pembangunan di Papua.

Komarudin menegaskan bahwa UU Otonomi Khusus memberikan mandat kepada badan khusus yang dipimpin oleh wakil presiden untuk menjalankan tugas direktif, bukan koordinasi, dan menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan Papua.

Dia juga menilai bahwa wakil presiden, seperti yang diamanatkan UU, menjadi figur paternal bagi orang Papua.

Ganjar Pranowo menanggapi dengan mengakui nilai amanah dari pesan yang diterima selama berada di Papua, termasuk dari berbagai kalangan seperti orang tua, tokoh, kolega, kaum perempuan, pemuda, dan generasi Z.

“Ayo kita bersama-sama mewujudkan mimpi bersama,” kata Ganjar.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *