Blog Post

Gerakan > Business > Ganjar Pranowo: K-Pop Kiblat Industri Kreatif
ganjar mahfud

Ganjar Pranowo: K-Pop Kiblat Industri Kreatif

Spread the love

Ganjar Pranowo telah menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri kreatif di Indonesia sehingga dapat mencapai kesuksesan sebagaimana yang telah diraih oleh industri hiburan K-POP di Korea Selatan.

Calon Presiden Ganjar meyakini bahwa K-POP memiliki citra dan identitas yang sangat kuat, dan hal ini layak untuk diadopsi dan diimplementasikan dalam industri kreatif Indonesia.

Industri kreatif di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam berbagai sektor. Ini tidak hanya memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan peluang kerja yang menarik, terutama bagi generasi muda.

Selain itu, Ganjar juga telah mengadakan pertemuan dengan para pelaku industri kreatif Indonesia, di mana ia melakukan diskusi dan pertukaran gagasan.

Dia menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang industri kreatif di masa depan. Potensi ini disebabkan oleh keberagaman budaya Indonesia yang kaya, dengan beragam suku bangsa yang menjadi bagian dari kekayaan budaya negara ini.

Baca Juga : Soal Praktik KKN dalam Penegakan Hukum, Ganjar Tekankan Pentingnya APH yang Imparsial

“Karena Indonesia memiliki budaya yang sangat kaya dengan 1.400 suku bangsa. Kekayaan seperti ini tidak dimiliki oleh negara lain,” tutur Ganjar.

Ganjar menyampaikan pandangannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mengambil contoh dari Korea Selatan yang telah berhasil mengkomersialisasi budaya K-POP sejak tahun 2014.

Keberhasilan ini tidak terbatas pada sektor musik saja, tetapi juga mencakup bidang film, kuliner, dan berbagai aspek lain yang terkait dengan budaya populer Korea Selatan.

Ganjar juga menjelaskan bahwa Korea Selatan telah mempersiapkan langkah-langkah ini selama lebih dari dua dekade. Dahulu, budaya Korea Selatan dianggap sebelah mata di tingkat internasional, terutama karena budaya Jepang masih mendominasi dan lebih diperhitungkan.

Dia menekankan bahwa Korea Selatan dan Indonesia memiliki hari kemerdekaan yang hanya berbeda dua hari. Dari perspektif ini, Ganjar meyakini bahwa jika Korea Selatan bisa mencapai prestasinya, Indonesia juga memiliki potensi untuk melakukan hal yang serupa.

Ganjar percaya bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi seperti Korea Selatan, namun hal ini memerlukan kemauan politik untuk mengembangkan industri budaya dan industri kreatif, terutama dalam hal pembiayaan, pengaturan anggaran, dan pembuatan regulasi yang berkaitan.

Dia juga menyoroti pentingnya persiapan Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen dan pengelolaan konten, serta branding konten yang dihasilkan, serta menjaga kontinuitas dan regenerasi dalam industri kreatif.

Tidak dapat disangkal bahwa situasi tersebut merupakan peluang besar yang harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk memajukan industri-industri yang berfokus pada inovasi dan kreativitas, termasuk di sektor musik, hiburan, kerajinan, mode, animasi, dan bidang lainnya.

Ganjar juga menyatakan keinginannya untuk menghadirkan artis internasional ke Indonesia dengan harapan bahwa kehadiran mereka akan mendorong pelaku industri kreatif dalam negeri untuk menghasilkan konten yang lebih unggul daripada sebelumnya.

“Industri K-POP merupakan pemantik luar biasa untuk pengembangan industri kreatif Tanah Air,”ucap Ganjar.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *