Blog Post

Gerakan > Election > Ganjar Pranowo Dinilai Mirip Jokowi, Mengapa?

Ganjar Pranowo Dinilai Mirip Jokowi, Mengapa?

Spread the love

Pengamat Politik Pertahanan Kusnanto Anggoro menilai salah satu keunggulan calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo adalah ia memiliki kemiripan kepribadian dengan Presiden Joko Widodo. Alhasil, demografi milenial di kampus meyakini Ganjar Pranowo akan menjadi presiden idaman.

Lebih lanjut, Kusnanto mengklaim Ganjar Pranowo mengambil hikmah dari pengalaman politiknya selama menjadi kepala daerah dan di DPR.

Baginya, hasil jajak pendapat yang dilakukan terhadap kelompok-kelompok berpengaruh di perguruan tinggi memberikan kenyataan tersendiri, meski Anies dan dirinya memiliki latar belakang pendidikan yang sama.

Hal ini sebanding dengan apa yang dapat diuraikan oleh Prabowo Subianto, dengan latar belakang terbatasnya sebagai pemimpin provinsi.

Meskipun kondisinya masih sangat dinamis, perbedaannya diperkirakan tidak akan berubah secara signifikan dibandingkan survei-survei sebelumnya.

Baca Juga: Ganjar Lihat PBB Tak Bisa Berbuat Apa-apa Selesaikan Konflik Israel-Palestina

Namun Kusnanto menganggapnya menarik karena rekomendasi LPI berbeda dengan survei preferensi dukungan yang dilakukan oleh lembaga survei lainnya.

Anggota Dewan Pakar The Habibie Center Indria Samego menilai elektabilitas calon presiden masih belum jelas dan bisa berubah.

Sederhananya, Indria berpendapat bahwa pemenangnya akan melanjutkan kemajuan yang dicapai di bawah pemerintahan Jokowi dan melakukan penyesuaian sehingga keberlanjutan dan perbaikan tidak harus bertentangan.

Menurutnya, pemenang pemilu bisa diakui secara demokratis dan tidak ada partai yang mengalami penurunan popularitas secara signifikan.

Lebih lanjut, Indria menyatakan bahwa pertumbuhan dan konsistensi adalah hal yang paling penting.

Hasto Kristiyanto pun mengklaim Ganjar dan Jokowi mirip. Baik Presiden Joko Widodo maupun calon presiden PDIP Ganjar Pranowo berasal dari keluarga biasa, menurut Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto.

Selain itu, Ganjar dinilai sebagai pemimpin yang peduli terhadap daerah miskin. Hal itu diungkapkan Hasto saat memberikan instruksi pada Rapat Konsolidasi PDIP di Kabupaten Gunungsitoli, termasuk Kepulauan Nias.

Baca Juga: Potret Anak Ganjar Pranowo Berbagi Kepada Kaum Disabilitas

Hasto menambahkan, seharusnya kader PDIP memenangkan Ganjar Pranowo dan hal itu sejalan dengan keputusan Megawati Soekarnoputri.

Sekadar informasi, calon presiden generasi milenial yang kuliah paling lolos adalah Ganjar Pranowo berdasarkan hasil kajian terbaru Lembaga Pemilih Indonesia (LPI).

Anies Baswedan, calon presiden, dan Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra, dikalahkan oleh Ganjar.

Menurut Direktur LPI Boni Hargens, Ganjar memiliki skor tertinggi dari semua indikator yang diukur—36,18 persen—diikuti oleh Prabowo Subianto (33,75%) dan Anis Baswedan (30,07%).

Kajian tersebut memberikan penjelasan terhadap sejumlah kriteria, seperti kepemimpinan, nasionalisme, rekam jejak, kejujuran, kompetensi, keterampilan, dan kepatuhan terhadap perintah Presiden Jokowi.

Dari segi rekam jejak, Boni melaporkan Ganjar memiliki persentase terbaik (37,44%), disusul Prabowo Subianto (34,38%) dan Anies Baswedan (28,18%).

Nilai kejujuran serupa juga diperoleh Ganjar (36,27 persen), Prabowo Subianto (33,93 persen), dan Anies (29,80 persen).

Boni melanjutkan, mayoritas indikasi dihilangkan oleh Ganjar Pranowo. Generasi milenial kampus menilai tingkat keselarasan kepemimpinan Presiden Jokowi sebesar 44,51 persen pada Ganjar, 34,61 persen pada Prabowo Subianto, dan 20,89 persen pada Anies Baswedan. Ini merupakan indikator tertinggi keselarasan dengan kepemimpinan Jokowi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *