Blog Post

Gerakan > Election > Ganjar Pranowo Dapat Laporan Kades Karanganyar Diperiksa: Maaf, Saya Tak Bisa Lagi Diam
TPD Ganjar

Ganjar Pranowo Dapat Laporan Kades Karanganyar Diperiksa: Maaf, Saya Tak Bisa Lagi Diam

Spread the love

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengungkapkan ketidakdiamannya setelah menerima laporan bahwa para kepala desa (kades) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dipanggil oleh Polda Jateng. Pernyataan ini disampaikan Ganjar dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Relawan Ganjar-Mahfud di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (27/11/2023).

Ganjar menyampaikan, “Saya sudah mendapatkan laporan, kades mulai diperiksa. Maaf, maaf. Saya tidak bisa lagi diam.” Mantan gubernur Jateng ini juga telah mengunjungi para kades yang dipanggil untuk klarifikasi terkait alasan pemanggilan tersebut.

Polda Jateng, melalui Direktur Reskrimsus Dwi Subagio, menjelaskan bahwa pemanggilan kades merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat pada 12 April 2023, terkait dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi di beberapa desa dan pemotongan dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng selama tahun anggaran 2020 dan 2021.

“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa kepala desa, Tim Pengelola Kegiatan [TPK], dan pihak ketiga yang terlibat dalam program Bankeu Provinsi Jateng,” kata Dwi.

Meski pemanggilan tersebut disampaikan sebagai tindakan berdasarkan laporan masyarakat, sejumlah pihak menyatakan keraguan terkait motif politis, terutama karena dilakukan menjelang Pemilihan Presiden 2024.

Baca Juga: 8 Poin Manifesto Politik Ganjar Pranowo Seputar Pemilu

Ganjar Pranowo Ajak Relawan Tetap Tenang

Ganjar menegaskan kepada relawan agar tetap tenang dan waspada. Ia juga memberikan peringatan bahwa kader PDIP dan PPP di DPR RI akan mengambil tindakan jika terjadi kecurangan dalam Pilpres 2024. “Bapak, Ibu, tenang, ada kawan-kawan DPR RI yang akan menggunakan seluruh konstitusinya jika pemilu ini tidak jurdil [jujur dan adil],” tegasnya.

Dalam pengarahannya di acara Rakornas, Ganjar mengungkapkan bahwa ia telah mendatangi kades satu per satu untuk klarifikasi. “Satu persatu kita datangi dan kita minta klarifikasi,” kata Ganjar, yang disambut riuh oleh relawan yang meneriakkan ‘lawan’.

Ganjar juga memberikan informasi tambahan kepada relawan bahwa anggota DPR RI akan menggunakan hak konstitusinya jika pemilu tidak berjalan jujur dan adil. “Bapak-ibu relawan, ada temen-temen DPR RI yang akan menggunakan seluruh hak konstitusinya, jika pemilu ini tidak jurdil,” ujar Ganjar.

Selain itu, Ganjar mengajak relawan untuk fokus ke depan dan meraih kemenangan hattrick. “Ini kesempatan kita untuk meraih kemenangan hattrick. Ini kesempatan kita untuk membuktikan pada masyarakat bahwa agenda Reformasi kitalah yang akan membereskan,” katanya.

Dengan demikian, Ganjar Pranowo menghadapi situasi di mana pemanggilan kades di Karanganyar menjadi sorotan dan memberikan klarifikasi kepada relawan serta menegaskan kewaspadaan terhadap potensi kecurangan dalam Pilpres 2024. Meskipun tindakan Polda Jateng didasarkan pada aduan masyarakat, tetapi keraguan terkait motif politis tetap menjadi perbincangan di tengah persiapan menuju Pemilihan Presiden.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *