Blog Post

Gerakan > Election > Ganjar Pranowo Dapat Dukungan Dari Ahok
Ahok bersama Ganjar

Ganjar Pranowo Dapat Dukungan Dari Ahok

Spread the love

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo – Mahfud MD di Pilpres 2024.

Peraih Penghargaan Bung Hatta Anti Korupsi (BHACA) 2013 itu juga memaparkan alasan dirinya mendukung Ganjar dan Mahfud sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden. Menurut Ahok, korupsi di Indonesia masih menjadi permasalahan yang perlu diatasi.

Ahok menilai calon presiden dan wakil presiden yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo adalah orang-orang terbaik untuk mengatasi persoalan yang sudah berlangsung lama ini.

“Ganjar-Mahfud ini pasangan yang cocok. Kalau ditanya apa akar masalah bangsa Indonesia, ya korupsi. Selain sistem yang bagus, butuh kepala yang berani lurus. Ganjar dan Mahfud adalah pilihan tepat untuk menyelesaikan itu,” ungkap Ahok pada 20 Oktober 2023.

Lebih lanjut Ahok mengaku cukup akrab dengan Ganjar. Sejak 2009 hingga 2014, kedua sahabat ini menjabat di Komisi II DPR. Ganjar saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR. Ahok adalah anggota komisi DPR yang membidangi urusan dalam negeri pemerintahan. Ganjar, menurut Ahok, adalah sosok yang berani dan lantang.

Baca Juga: Kehadiran Gibran Diyakini Tak Akan Menggerus Suara Ganjar-Mahfud di Jateng

Mahfud, menurut pendapat Ahok, adalah lawan koruptor yang gigih. Mahfud sebelumnya telah menyatakan pentingnya verifikasi terbalik aset pejabat ketika memimpin Pengadilan Konstitusi (MK).

Menurut Ahok, kedua pemimpin juga menunjukkan dedikasi mereka untuk penghapusan korupsi. Misalnya, ketika Ganjar adalah gubernur Jawa Tengah (Jawa Tengah), ia tangguh di bawahan kriminal.

Namun Ganjar juga membenahi mekanisme di Pemprov Jateng untuk mencegah perilaku korupsi aparatur sipil negara. Mahfud MD terkenal karena sikapnya yang keras terhadap korupsi.

Faktor lain yang membuat Ahok aman dalam mendukung Ganjar dan Mahfud adalah keyakinan agama mereka. Sosok bersih yang taat beragama dan berkonsep, menurut Ahok, akan mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Ahok bersama Ganjar

Ahok Soal Anak Presiden Maju Cawapres

Meski bersahabat dengan Presiden Jokowi, Ahok menolak mendukung Gibran Rakabuming Raka yang digadang-gadang bakal menjadi calon wakil presiden dari Prabowo Subianto. Putra sulung Jokowi itu, menurut Ahok, belum menjalani tes.

Ahok juga menyinggung niat Gibran untuk maju sebagai calon wakil presiden Prabowo. Dia menyatakan, keputusan Gibran mencalonkan diri sebagai wakil presiden adalah sah. Terserah masyarakat apakah mereka akan memilih atau tidak.

Ahok menilai Gibran tidak layak menjadi pemimpin nasional. Pasalnya, Gibran masih minim pengalaman dalam penyelenggaraan negara. Ia juga menilai Gibran kurang berpengalaman, padahal ia baru saja terpilih menjadi Wali Kota Solo.

Menurut Ahok, dibutuhkan pemimpin yang berpengalaman untuk membawahi negara sebesar Indonesia. Ia pernah menjabat berbagai posisi di legislatif nasional dan eksekutif provinsi. Seseorang yang mempunyai keahlian tersebut dianggap cakap karena ia menguasai ilmu ketatanegaraan.

Ahok mengaku tidak bermaksud meremehkan Gibran atau anak muda lainnya. Ia meyakini generasi muda mempunyai potensi untuk lebih kreatif. Namun dalam urusan ketatanegaraan, Ahok menilai seorang pemimpin harus paham konstitusi dan punya rekam jejak yang terbukti.

Baca Juga: Kenali Benefit Jadi Anggota Parlemen

Pertemuan tersebut, menurut Ahok, memerlukan proses waktu, pengalaman, dan pembuktian yang tidak instan. Selain itu, Ahok menyatakan diperlukan keberanian yang besar untuk memerintah Indonesia. Sebab tantangannya sangat besar, khususnya dalam hal pemberantasan korupsi.

Duet Ganjar-Mahfud, menurut Ahok, merupakan kombinasi yang sempurna. Pasalnya, keduanya merupakan sosok yang rela melawan akar permasalahan bangsa yakni korupsi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurut Ahok, Ganjar-Mahfud merupakan duet baik yang mampu menyelesaikan akar permasalahan bangsa, khususnya korupsi.

1 Comment

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *