Blog Post

Gerakan > Daerah > Ganjar Pranowo Berdiskusi dengan Romo Magnis

Ganjar Pranowo Berdiskusi dengan Romo Magnis

Spread the love

Ganjar Pranowo, berdialog mengenai keadaan bangsa Indonesia saat ini bersama Guru Besar Filsafat Moral, Romo Franz Magnis Suseno, yang akrab disapa Romo Magnis, di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta.

Pada pertemuan tersebut, Ganjar Pranowo menerima dua buku yang merupakan karya Romo Magnis, yaitu “Etika Politik” dan “Iman Dalam Tantangan”. Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa kedua buku tersebut memiliki status legendaris dan telah menjadi bacaan yang banyak diakses oleh masyarakat.

“Saya telah menerima buku ini dari Romo, terima kasih. Buku ini sangat terkenal, hampir semua orang membacanya. Saya senang mendapatkan kisah-kisah positif, kisah etika, dan kisah moral yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat”. Ujar Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo berpendapat bahwa hasil dari diskusi tersebut perlu diwujudkan dan di implementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam konteks kenegarawanan dan tantangan yang dihadapi oleh mereka yang berbicara atas nama orang kecil dalam menyampaikan pendapat mereka.

Ganjar Pranowo menekankan pentingnya kenegarawanan. Dia juga menggambarkan mengenai teori representasi yang dijelaskan oleh Romo Magnis, bahwa banyak orang kecil saat ini mengalami kesulitan dalam menemukan wakil yang dapat secara efektif menyuarakan suara mereka.

Hal ini seharusnya menjadi pemicu bagi para politisi dan pejabat publik untuk lebih memperhatikan mereka. Ganjar juga merinci cerita Romo Magnis mengenai isu-isu seperti kemiskinan dan aksesibilitas menuju kesejahteraan rakyat Indonesia.

Walaupun pembahasan melibatkan isu-isu nasional, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa pertemuan ini bukan merupakan bentuk dukungan politik.

“Sebagai intelektual dan tokoh agama, tentu beliau memiliki pandangan pribadi, namun tidak boleh menunjukkan dukungan terbuka, institusinya harus tetap netral. Saya sangat menghormati situasi ini di mana seseorang yang lebih muda datang kepada orang yang lebih tua, meskipun usia mereka mungkin sama”. ungkap Ganjar.

Di sisi lain, Romo Magnis menyampaikan doa untuk Ganjar Pranowo dalam menghadapi kontestasi Pilpres yang akan di selenggarakan pada Februari 2024 nanti.

Romo Magnis berharap agar sosok Ganjar Pranowo tetap berpegang pada prinsip-prinsip kepentingan bangsa dan negara, meskipun situasi demokrasi mengalami kemunduran dan dihadapkan pada berbagai tantangan.

Romo mengucapkan harapannya, “Semoga Tuhan memberkati, dan silahkan jalan terus”.

Dalam diskusi tersebut, Romo Magnis mengungkapkan pembahasan mengenai masa depan Indonesia yang lebih baik apabila permasalahan seperti korupsi dan kemerosotan demokrasi dapat diatasi oleh calon pemimpin selanjutnya. Romo Magnis menekankan pentingnya kembali kepada integritas dan kejujuran sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa.

Romo Magnis menutup pernyataannya dengan mengatakan, “Kita harus mengatasi masalah-masalah yang sekarang dirasakan, seperti korupsi dan kemerosotan demokrasi. Kita harus kembali kepada integritas dan kejujuran”.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *