Blog Post

Gerakan > Election > Ganjar-Mahfud Komit Lanjutkan Pembangunan IKN

Ganjar-Mahfud Komit Lanjutkan Pembangunan IKN

Spread the love

Direktur Narasi dan Konten Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Roby Muhamad, mengungkapkan serangkaian program yang akan diimplementasikan jika pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, berhasil terpilih dalam Pilpres pada tahun 2024.

Roby menyatakan bahwa Ganjar-Mahfud berkomitmen untuk melanjutkan program yang telah dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia menegaskan bahwa tidak hanya kelanjutan program, tetapi juga percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan bagian dari komitmen mereka.

Baca Juga : Ganjar-Mahfud Siapkan Transisi Energi Elektrik

Selain itu, Roby menjelaskan bahwa Ganjar-Mahfud berencana menciptakan lapangan kerja melalui pendekatan hilirisasi. Ekspansi lapangan kerja dianggap sebagai proyek industrialisasi yang lebih komprehensif di Indonesia.

Program “satu keluarga satu sarjana” juga menjadi janji Ganjar-Mahfud. Roby mengungkapkan bahwa akses pendidikan di Indonesia saat ini masih terbatas, dan mereka berkomitmen untuk bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan dan kampus untuk memperluas akses pendidikan tersebut.

Roby juga menyampaikan bahwa Ganjar-Mahfud akan memprioritaskan isu pendidikan dengan fokus pada peningkatan akses pendidikan yang dianggap masih lambat.

Selain itu, mereka berencana mendorong pemerataan digitalisasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah konkritnya adalah peningkatan akses Wi-Fi gratis di desa-desa dan melanjutkan program perluasan jaringan internet.

Ganjar Pranowo Tegaskan Bahwa Pembangunan IKN Harus Dilanjutkan

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara harus tetap dilaksanakan, tanpa menghiraukan siapa pun yang akan menjadi pengganti Joko Widodo (Jokowi). Ini dikarenakan IKN sudah menjadi bagian dari Undang-Undang (UU).

“IKN sudah menjadi UU, jadi seharusnya semua pihak harus mematuhi komitmennya,” kata Ganjar setelah pertemuan dengan Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta pada Senin (17/7/2023).

Pentingnya kelanjutan proyek IKN menjadi perhatian utama, terutama menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi pada tahun 2024. Adanya kekhawatiran dari pihak investor bahwa proyek senilai lebih dari Rp400 triliun tersebut mungkin tidak akan dilanjutkan setelah Jokowi tidak lagi menjabat.

Baca Juga : Mengenali 5 Produk Ekonomi Digital di Sekitar Kita

“Jika sudah diatur dalam UU, itu menjadi kewajiban bagi siapapun untuk melaksanakannya. Karena ada sumpah untuk mematuhi peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Sejauh ini, proyek IKN telah menunjukkan kemajuan melalui pembangunan infrastruktur dasar dan kantor pemerintahan.

Pembangunan masih menggunakan anggaran dari Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah dialokasikan pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo, saat menanggapi pertanyaan tentang kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa kepemimpinan berikutnya, menegaskan bahwa pembangunan IKN telah diamanatkan dalam undang-undang.

“IKN ini telah diatur dalam undang-undang. Undang-undang tersebut mendapat dukungan 93 persen dari fraksi-fraksi yang ada di DPR. Apa lagi yang ingin ditanyakan? Sudah 93 persen,” kata Presiden ketika meninjau Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur pada hari Kamis.

Dia juga menyatakan bahwa pemerintah saat ini sedang mempersiapkan pembangunan istana, kantor presiden dan wakil presiden, kementerian, serta infrastruktur dasar seperti listrik dan air.

Pemerintah juga mempercepat partisipasi investor swasta dan dunia usaha dalam proyek tersebut

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *