Blog Post

Gerakan > Daerah > Ganjar-Mahfud Ciptakan Desa Mandiri Pangan
ganjar pranowo mahfud md

Ganjar-Mahfud Ciptakan Desa Mandiri Pangan

Spread the love

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, menegaskan tekad mereka untuk realisasi kedaulatan pangan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi mereka yang tertuang dalam slogan ‘Menuju Indonesia Unggul Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari’.

Ganjar dan Mahfud menjelaskan lebih detail visi dan misi mengenai kedaulatan pangan dengan komitmen mereka untuk memastikan pasokan pangan yang berasal dari dalam negeri, yang aman, bermutu, terjangkau, serta beragam, sambil memperhatikan kearifan lokal.

Mereka juga berjanji untuk mendukung kemandirian pangan di tingkat desa dan menjaga agar harga pangan tetap terjangkau dengan upaya stabilisasi harga.

Selain itu, pasangan ini memiliki program unggulan dalam bentuk industri pangan berkelanjutan, yang menekankan penggunaan sumber pangan lokal untuk menghasilkan produk bernilai tambah.

Upaya ini akan didukung oleh penelitian dan teknologi pangan yang ramah lingkungan. Ganjar-Mahfud juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan, dengan upaya memastikan bahwa nilai tukar mereka serta kesejahteraan peternak meningkat, dengan fokus pada kebijakan perdagangan yang mendukung produksi dalam negeri.

Baca Juga : Ganjar Selangkah Lebih Maju soal Dukungan ke Palestina, Relawan: Sebelumnya Dicaci, Kini Dipuji

Emrus Sihombing, seorang pengamat komunikasi politik, memberikan penghargaan terhadap upaya Ganjar-Mahfud yang mengikutsertakan partisipasi aktif masyarakat dalam mencapai kedaulatan pangan.

Hal ini dikarenakan Emrus menganggap peran masyarakat memiliki peranan penting dalam kemajuan negara. Menurut Emrus, melibatkan masyarakat dalam mencapai kedaulatan pangan adalah langkah yang sesuai, karena pembangunan berkualitas adalah pembangunan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Emrus juga setuju bahwa sektor pertanian banyak berpusat di pedesaan, sehingga penting bagi negara untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada petani sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan.

Emrus berpendapat bahwa konsep kedaulatan pangan yang dimulai dari tingkat desa, seperti yang diusulkan oleh Ganjar-Mahfud, adalah suatu pendekatan yang sangat positif. Hal ini mencerminkan pola pembangunan yang dimulai dari bawah ke atas, yang dianggapnya sangat baik.

Emrus juga menyarankan bahwa pendekatan serupa bisa diterapkan dalam sektor-sektor lain seperti pendidikan, industri, dan sebagainya, mengingat partisipasi masyarakat penting dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, kesejahteraan di tingkat desa dapat memiliki dampak pada tingkat yang lebih tinggi seperti kecamatan, kabupaten/kota madya, provinsi, hingga tingkat nasional. Ganjar Pranowo, dalam kunjungannya ke Taman Agro Eduwisata di Jakarta Barat, menyatakan bahwa setiap keluarga di Indonesia memiliki hak untuk mencapai kedaulatan pangan.

Dia menilai bahwa apa yang telah dicapai oleh warga setempat dalam pendirian Taman Agro Eduwisata di GSG 07 adalah bukti nyata bahwa masyarakat memiliki potensi untuk mencapai kedaulatan pangan secara mandiri.

Lebih lanjut, Ganjar menekankan bahwa hasil pertanian yang dikelola oleh masyarakat setempat dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, yang merupakan langkah konkrit dalam memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan.

Ganjar juga menganggap pangan sebagai salah satu faktor kunci dalam posisi unggul Indonesia di tingkat global dan mendukung inisiatif serta gagasan yang berasal dari masyarakat, termasuk yang terwujud dalam Taman Agro Eduwisata di GSG 07.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *