Blog Post

Gerakan > Daerah > Ganjar Dorong Pelatihan Pekerja Migran Indonesia
Ganjar Mahfud Perempuan dan Anak

Ganjar Dorong Pelatihan Pekerja Migran Indonesia

Spread the love

Ganjar Pranowo, mendukung pemberian pelatihan manajemen keuangan kepada pekerja migran Indonesia (PMI) karena dianggap relevan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ganjar saat memberikan pembekalan kepada 1.500 calon pekerja migran Indonesia yang akan ditempatkan di Korea Selatan.

Ganjar membagikan pengalamannya berdiskusi dengan pekerja migran ketika menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah. Saat itu, ia mengetahui minat mereka terhadap pelatihan pertanian dan menyimpulkan bahwa pelatihan keuangan akan bermanfaat bagi mereka.

“Jadi saya menawarkan perubahan, saya pikir pelatihan yang sebaiknya diberikan kepada mereka adalah pelatihan manajemen keuangan,” ujar Ganjar dalam sesi pembekalan di Jakarta pada Kamis (9/11).

Ganjar, mantan Gubernur Jawa Tengah, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut akan memberikan bantuan kepada PMI dalam mengatur pendapatan mereka secara lebih cerdas. Ini mencakup pembagian dana untuk tabungan, investasi, pengiriman uang ke keluarga di Indonesia, dan kebutuhan harian ketika berada di luar negeri.

“Sebab, teman-teman pekerja migran yang mendapatkan penghasilan. Penghasilan tersebut perlu disimpan dan dikelola dengan baik. Manajemen keuangan ini memiliki peranan penting, baik dalam memberikan kepada keluarga, pasangan, anak-anak, atau digunakan untuk kebutuhan konsumsi,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

BACA JUGA : Sejumlah Legenda Timnas Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Ganjar menyampaikan penghargaan kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atas perlakuan baik terhadap PMI. Dia menyoroti pentingnya memastikan bahwa PMI yang diberangkatkan ke luar negeri memiliki keterampilan dan profesionalisme yang tinggi.

Sebagai mantan anggota DPR, Ganjar berharap PMI yang terampil dapat meraih kesuksesan dalam pekerjaan mereka di luar negeri dan memberikan kontribusi signifikan untuk diri mereka sendiri, keluarga, dan negara.

“Ketika bekerja, memiliki harapan besar untuk diri sendiri, orang terkasih, dan keluarga. Saya berharap pekerja migran dari Indonesia menunjukkan profesionalisme dan kinerja optimal, karena kita adalah orang-orang tangguh yang dapat membuktikan kemampuan kita kepada dunia,” ungkap Ganjar dengan tegas.

Ganjar juga menyampaikan pentingnya PMI memahami hak dan kewajiban mereka serta melaporkan potensi masalah selama bekerja di luar negeri. Kerjasama dengan BP2MI ditekankan sebagai kunci untuk menjaga kesejahteraan dan perlindungan PMI.

“Jika ada hal yang tidak beres, harap segera laporkan ke BP2MI, sampaikan semua yang terjadi,” tandasnya.

Secara keseluruhan, Ganjar Pranowo menunjukkan dukungan kuat terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan mengadvokasi pentingnya pelatihan manajemen keuangan bagi mereka.

Dalam mengemukakan pandangannya, Ganjar mencerminkan perhatian terhadap persiapan PMI dalam menghadapi kehidupan setelah pulang ke Indonesia, serta memberikan penekanan pada pelatihan pertanian dan manajemen keuangan sebagai solusi yang lebih tepat.

Dalam pembekalan kepada calon PMI di Korea Selatan, Ganjar menggarisbawahi pentingnya profesionalisme dan keterampilan PMI. Sementara itu, apresiasi terhadap Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan penekanan pada pemahaman hak dan kewajiban PMI merupakan bagian integral dari pesan Ganjar.

Kesimpulannya, Ganjar Pranowo berkomitmen untuk membantu PMI mencapai kesuksesan dan memberikan kontribusi positif, serta diakui oleh Ketua BP2MI atas upayanya dalam menerbitkan regulasi perlindungan pekerja migran di tingkat daerah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *