Blog Post

Gerakan > Nasional > Firli Bahuri Tersangka Pemerasan SYL, Ganjar-Mahfud: Peringatan Untuk Kita Semua
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD

Firli Bahuri Tersangka Pemerasan SYL, Ganjar-Mahfud: Peringatan Untuk Kita Semua

Spread the love

Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, memberikan tanggapan terkait penetapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Peristiwa ini menjadi sorotan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, yang menekankan pentingnya penanganan hukum yang adil dan tegas.

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa kekuasaan memiliki kecenderungan untuk korupsi, dan hal ini perlu diwaspadai oleh semua pihak. Dalam sebuah acara di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ganjar menyatakan, “Ya kalau urusan hukumnya kita serahkan pada penegak hukum, tapi ini alert buat kita semuanya, bahwa kekuasaan itu umumnya kecenderungan korupsi. Power tends to corrupt itu ada.”

Menyikapi kasus Firli Bahuri, Ganjar mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan tanpa kompromi, dan penanganannya tidak boleh menjadi rutin.

“Maka seperti yang kami sampaikan tadi, ini harus disikat habis karena kalau kemudian kita penanganannya biasa-biasa saja, maka kita akan berkhianat pada yang disampaikan pada ’98, Reformasi,” tandas Ganjar.

Baca Juga: Komitmen Ganjar Pranowo untuk Papua

Ganjar-Mahfud Serahkan Hal Ini Sebagai Proses Hukum Berjalan

Mahfud MD, Cawapres yang saat ini juga menjadi Menkopolhukam, turut menyoroti isu ini. Meski tidak banyak berkomentar mengenai Firli Bahuri sebagai tersangka, Mahfud menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Itu biar proses hukum,” kata Mahfud.

Penanganan hukum terhadap Firli Bahuri menjadi fokus utama, dan Polda Metro Jaya telah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus pemerasan terhadap SYL. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Rabu malam.

“Berdasarkan fakta penyidikan, maka pada hari Rabu hari ini, 22 November 2023, sekira pukul 19.00 bertempat di ruang gelar perkara Ditreskrimsus, dilaksanakan gelar perkara dengan hasil ditemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan,” ungkap Ade Safri Simanjuntak.

Firli Bahuri dijerat dengan Pasal 12e atau 12B atau Pasal 11 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hal ini menegaskan seriusnya kasus tersebut dan memberikan dasar hukum yang kuat untuk mengambil tindakan.

Pasangan Ganjar-Mahfud menyikapi peristiwa ini sebagai peringatan bagi semua pihak. Ganjar Pranowo, dalam acara yang sama, menyatakan kesiapannya untuk memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Indonesia sesuai dengan program ‘Gaspol’. Dia menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus sejalan dengan semangat reformasi.

Kasus ini memberikan momentum bagi masyarakat dan penegak hukum untuk merefleksikan pentingnya menjaga integritas dan memastikan keadilan dalam setiap langkah penegakan hukum. Firli Bahuri sebagai Ketua KPK yang tersangka menjadi peringatan tentang risiko korupsi di tingkat kekuasaan tertinggi dan menegaskan komitmen pasangan Ganjar-Mahfud dalam melanjutkan semangat reformasi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *