Blog Post

Gerakan > Daerah > Ayo Kenali Sejarah Pulau Injil Mansinam, Tempat Peradaban Papua yang Dikunjungi Ganjar Pranowo

Ayo Kenali Sejarah Pulau Injil Mansinam, Tempat Peradaban Papua yang Dikunjungi Ganjar Pranowo

Spread the love

Ganjar Pranowo, Capres Nomor Urut 3, mengunjungi Pulau Injil Mansinam, destinasi bersejarah di Papua, yang menjadi saksi bisu perkembangan peradaban Papua. Terletak di Teluk Doreh, pulau ini memegang peran penting sebagai tempat kedatangan Misi Injil pertama pada tahun 1855. Selama kunjungannya, Ganjar Pranowo tidak hanya menikmati keindahan alam yang memesona, tetapi juga menghormati dan menelusuri warisan sejarah serta perkembangan agama di Papua.

Calon Presiden yang berpasangan dengan Mahfud MD tersebut menjalani kunjungan khusus ke Manokwari, Papua Barat pada Senin (20/11/2023). Pukul 07.30 WIT, Ganjar Pranowo tiba di Bandara Rendani Manokwari. Selanjutnya dirinya disambut dalam sebuah prosesi adat dan diarak menggunakan perahu mesin menuju pulau Mansinam Distrik Manokwari Timur. Di pulau ini, Ganjar Pranowo menjelajahi sejumlah situs sejarah yang menjadi awal peradaban kekristenan di kalangan orang Papua. Selain itu, Ganjar juga mendapat doa dari pemuka agama setempat, menambah makna kunjungannya.

Dalam konteks kunjungan khusus ini, Ketua PAGAMA PB, Agustinus Matuti, mengungkapkan, “Kegiatan ini merupakan kunjungan khusus atas koordinasi Badan Pimpinan Pusat (BPP) PAGAMA.”

Kunjungan Ganjar Pranowo di Manokwari diikuti dengan aman terkendali, mencakup periode dari kedatangan di Bandara Rendani hingga kepulangannya ke Sorong Papua Barat Daya sekitar pukul 12.00 WIT. Terlepas dari kegiatan internal relawan, kunjungan tersebut membawa makna lebih dalam sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah dan kekayaan budaya Papua di Pulau Mansinam.

Kembali lagi dengan Pulau Mansinam, tempat yang dikunjungi oleh Ganjar Pranowo ini. Dilansir dari laman Indonesia Kaya, Pulau Mansinam, yang terletak di Teluk Doreh, Manokwari, Papua Barat, tidak hanya menawarkan panorama alam yang sederhana dengan pohon kelapa dan bukit hijau, tetapi juga menjadi saksi sejarah yang mengubah peradaban di tanah Papua.

Baca Juga: Mengenal Profil Jusuf Kalla, Mantan Wapres Indonesia yang Ditemui Ganjar Pranowo

Sejarah Pulau Injil Mansinam

Pada 5 Februari 1855, misionaris Jerman Carl Wilhelm Ottouw dan Johann Gottlob Geissler mendarat di Mansinam, membawa bersama mereka kabar baik Injil. Tugas mereka tidak hanya sebatas menyebarkan ajaran Kristiani, tetapi juga mengajarkan budaya dan gaya hidup modern kepada masyarakat lokal yang pada saat itu masih primitif.

Mansinam menjadi tempat penting karena di Pulau Injil Mansinam inilah peradaban modern pertama kali muncul di Papua. Monumen tugu peringatan masuknya Injil, didirikan sebagai penghormatan kepada Ottouw-Geissler, menjadi bukti fisik yang mengesankan.

Renovasi pada tahun 2013 menjadikannya monumen megah yang menggambarkan pentingnya peristiwa tersebut. Bangunan gereja yang mereka dirikan dan sumur tua yang masih digunakan hingga kini juga menyiratkan ketekunan dan kontribusi berkelanjutan para misionaris dalam membentuk kehidupan di Mansinam.

Seiring waktu, pulau ini tetap mempertahankan warisan sejarahnya. Sebuah Patung Yesus Kristus yang megah, selesai dibangun pada tahun 2014, menjadi simbol penghargaan terhadap perjalanan panjang peradaban di Mansinam. Meskipun kondisi fisik pulau biasa saja, peninggalan sejarah ini menjadikan Mansinam sebagai destinasi wisata yang sarat akan nilai-nilai religiusitas dan sejarah.

Dengan kehadiran pulau ini, tidak mungkin membahas modernisasi di Papua tanpa mengenang peran para misionaris di awal abad ke-19 dan peristiwa bersejarah yang terjadi di Pulau Mansinam, lokasi bersejarah yang dikunjungi oleh Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *