Blog Post

Gerakan > Daerah > Alasan Mahfud MD Pilih Kota Sabang di Aceh Sebagai Tempat Kampanye
Mahfud MD

Alasan Mahfud MD Pilih Kota Sabang di Aceh Sebagai Tempat Kampanye

Spread the love

Calon Wakil Presiden dari Ganjar Pranowo, Mahfud MD, menjelaskan alasan dirinya lebih memilih untuk memulai kampanye di Sabang, Aceh. Ia menyatakan menyatakan bahwa dirinya ingin Indonesia bersatu dan menjaga keutuhan wilayah.

“Insyaallah ke Sabang Aceh,” kata Mahfud di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/11/2023).

“Ya bahwa Indonesia tuh harus bersatu, jangan kurang wilayahnya juga ya,” sambungnya.

Menkopolhukam sekaligus cawapres nomor urut 3 itu juga menjelaskan bahwa dirinya dan Calon Presiden Ganjar Pranowo, akan memulai serangkaian kegiatan kampanye dari ujung Barat hingga ujung Timur Indonesia.

Adapun Calon Presiden Ganjar Pranowo dijadwalkan untuk memulai kampanye di Kota Merauke, Papua, sedangkan Calon Wakil Presiden Mahfud MD di Kota Sabang, Aceh.

Ganjar pun diketahui akan berkomunikasi dengan masyarakat Aceh secara virtual sementara Mahfud MD juga akan melakukan hal yang sebaliknya, mengingat keduanya saat ini berada di ujung berbeda Indonesia.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Resmi Mulai Kampanye di Papua

“Barat dan Timur, Pak Ganjar di Merauke paling Timur dan saya di paling Barat di Indonesia. Nanti pakai virtual,” ungkapnya.

Mahfud MD Kampanye Program untuk Guru Ngaji di Aceh

Adapun setibanya di serambi mekah Calon Wakil Presiden yang diusung oleh Partai Perindo, Mahfud MD, menjelaskan bahwa pasangan calon presiden-calon wakil presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memiliki program unggulan untuk guru ngaji di Aceh.

Program tersebut melibatkan pendataan jumlah guru ngaji secara cermat di Aceh dan penyediaan dana khusus untuk mereka.

Cawapres Ganjar Pranowo itu menyampaikan informasi ini saat menggelar kampanye pertamanya di ujung paling barat Indonesia, yaitu di Pulau Sabang. Acara kampanye tersebut berlangsung di Taman Pasi Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, pada Selasa, 28 November 2023.

“Maka kami (Ganjar-Mahfud) sudah mencantumkan program unggulan untuk Aceh yang ditetapkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud yaitu program unggulan guru ngaji,” kata Mahfud MD di Pulau Sabang.

Pasangan Ganjar-Mahfud pun menegaskan bahwa program unggulan ini dirancang untuk memberikan dukungan yang signifikan kepada para guru ngaji di serambi mekah. Banyak dari mereka saat ini menerima gaji di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

Mahfud MD mencatat bahwa di Aceh terdapat sekitar 1.500 guru ngaji yang dengan penuh pengabdian memberikan pengajaran, namun sebagian besar menerima gaji di bawah UMR.

“Di Aceh kami punya catatan ada sekitar 1.500 guru ngaji, ustad yang mengajar dengan penuh pengabdian,dengan gaji 60% di antara ustad-ustad itu gajinya masih di bawah UMR,” ucapnya.

Lebih lanjut, Mahfud MD selaku Cawapres dari Ganjar Pranowo itu juga mengakui peran penting rakyat Aceh dalam perkembangan Islam di Nusantara, dan program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji yang telah memberikan kontribusi besar dalam bidang pendidikan agama di daerah tersebut.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *