Blog Post

Gerakan > Election > Ahok Bersama Ganjar Tolak Proyek Korupsi e-KTP
Ganjar Bersama Ahok

Ahok Bersama Ganjar Tolak Proyek Korupsi e-KTP

Spread the love

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), kenang memori bersama Ganjar Pranowo, menolak korupsi proyek e-KTP di Komisi II DPR RI. Ahok menyatakan bahwa ia telah memiliki hubungan dekat dengan Ganjar Pranowo sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu ketika keduanya menjadi anggota DPR RI.

Ahok mengatakan bahwa sosok Mantan Gubernur  Jawa Tengah itu adalah individu yang jujur. Lebih dari itu, dirinya juga memiliki keberanian untuk mengutarakan kejujuran ketika ada sesuatu yang menyimpang di lingkungannya.

“Pak Ganjar saya sama-sama kenal di komisi II DPR RI, ini orang berani vokal kalau enggak ngomong enggak,” ungkap Ahok seperti dimuat video Youtube Warta Kota pada Jumat (20/10/2023).

Mengambil Sikap yang Sama

Ahok Bersama Ketua Umum PDIP, Megawati
Ahok Bersama Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri

Ahok juga mengingat waktu di mana ia dan Ganjar Pranowo memiliki sikap yang serupa terkait pengadaan proyek e-KTP yang pada akhirnya menjadi kontroversi di lembaga legislatif. Menurut Ahok, meskipun berasal dari partai yang berbeda, ia dan Ganjar Pranowo tetap memiliki pandangan yang sejalan.

Pada saat itu, Ahok masih berada di Golkar, sementara Ganjar Pranowo telah menjadi anggota PDI Perjuangan. Meskipun berasal dari partai yang berbeda, Ahok menyatakan bahwa dirinya dan Ganjar Pranowo bersuara seragam, mempertanyakan kebijakan pengadaan e-KTP, sekaligus menyoroti kemungkinan penghematan negara melalui kerjasama dengan bank.

“Misal waktu itu kita pernah beda partai saya Golkar dia PDI Perjuangan, saya diledekin ini baju kuning kok dalem merah, misal soal e-KTP kita suara sama ngapain bikin e KTP kalau bisa sama bank dan sebagainya, jadi kita mirip bahasanya,” ungkap Ahok.

Baca Juga : Pengamat Soroti Visi Ganjar-Mahfud untuk Dosen dan Guru

Sehingga, menurut Ahok, keyakinannya adalah bahwa Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, yang memiliki kesamaan dalam komitmen pemberantasan korupsi, dapat bersama-sama mengatasi akar masalah di negara ini.

Ahok menyebut bahwa banyak orang yang jujur tetapi tidak berani mengungkapkan kejujuran. Namun, menurutnya, pria berambut putih telah membuktikan komitmennya dengan melakukan pemecatan terhadap anak buah yang terlibat dalam praktik korupsi ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

“Saya kira ini satu Paslon cocok banget karena kita tahu kalau ditanya akar masalah negara kita itu satu yakni korupsi harus atasi, selain itu transparansi ya,” ujarnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *