Blog Post

Gerakan > Daerah > 5 Wisata Kabupaten Karanganyar, Kota Kelahiran Ganjar Pranowo
wisata karang anyar

5 Wisata Kabupaten Karanganyar, Kota Kelahiran Ganjar Pranowo

Spread the love

Kabupaten Karanganyar merupakan kota kelahiran dari Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024. Terletak di Provinsi Jawa Tengah, kota ini menyimpan sejuta pengalaman Karena tempat Wisata di Karanganyar  yang menarik dan menakjubkan, yang tentu dapat Anda rasakan ketika berkunjung ke kota tersebut.

Bagi Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024, Wisata Kabupaten Karanganyar menggoreskan kenangan indah saat ia Wisata Karanganyar  ke sana. Ia terpesona dengan pesona alam wisatanya, terutama karena ketika Ganjar masih kecil, ia sering bermain di sungai dan hutan, yang membuatnya merindukan masa-masa tersebut.

Jika Anda mengunjungi kota yang dikenal sebagai Bumi Intanpari, tentu Anda juga dapat menikmati berbagai hiburan dan destinasi wisata yang menarik, seperti yang dirasakan oleh putra asli kelahiran kota tersebut.

Berikut 5 Wisata Kabupaten Karanganyar yang Wajib Anda Kunjungi!

 

  1. Wisata Candi Cetho

Wisata Candi Cetho, sebuah situs wisata budaya yang berlokasi di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menawarkan pengalaman yang memukau bagi para pengunjung yang tertarik dengan sejarah dan budaya Hindu. Dibangun pada abad ke-15 pada masa pemerintahan Prabu Brawijaya V Kerajaan Majapahit, Candi Cetho menampilkan arsitektur yang mengagumkan dengan 11 teras berundak yang memperlihatkan keindahan dan kekayaan warisan budaya Jawa.

Dengan biaya tiket masuk yang terjangkau sebesar Rp10 ribu dan fasilitas yang memadai seperti toilet, musala, toko oleh-oleh, dan area parkir, Candi Cetho menawarkan pengalaman wisata yang menyenangkan bagi para pengunjungnya. Dengan suasana yang tenang dan sejuk di ketinggian 1.496 meter di atas permukaan laut, tempat ini merupakan destinasi yang ideal bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam sambil mempelajari sejarah dan budaya Jawa yang kaya.

  1. Wisata Bukit Sekipan

Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu, yang terletak di Jl Sekipan, Kramat, Kalisoro, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi salah satu destinasi populer di Jawa Tengah. Dulunya, kawasan ini digunakan sebagai tempat latihan militer oleh tentara Belanda pada masa penjajahan. Namun, sejak tahun 2015, tempat ini direvitalisasi dan dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik minat wisatawan dari berbagai daerah.

Dengan pemandangan yang indah dan suasana yang sejuk, Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu menjadi tempat yang cocok untuk bersantai. Terdapat berbagai wahana menarik seperti Kampung Halloween, Studio Film 8 Dimensi, Waterboom, dan Mini Zoo yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

Selain itu, Anda bisa menikmati suasana malam di Taman Lampion yang menghadirkan suasana romantis di tengah suasana bukit yang memukau. Tidak hanya itu, tempat ini juga menyediakan area camping ground yang luas untuk para pengunjung yang ingin bermalam di alam terbuka. Dengan berbagai pilihan penginapan mulai dari wisma, villa, hingga cottage Jepang, Anda dapat menikmati liburan yang nyaman dan menyenangkan di Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu.

Terdapat beberapa pilihan harga tiket untuk masuk ke Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu. Untuk tiket reguler, harganya sekitar Rp50.000. Sementara untuk tiket terusan, Anda perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp100.000. Selain itu, terdapat juga tiket khusus untuk Taman Lampion seharga Rp50.000 yang hanya tersedia pada malam hari, khususnya pada hari Sabtu.

Tempat Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi hingga 06.00 sore. Untuk menikmati suasana malam di Bukit Sekipan, Anda bisa mengunjungi Taman Lampion yang buka setiap hari Sabtu pada malam hari, mulai dari jam 06.00 sore hingga 10.00 malam.

  1. Air Terjun Grojogan Sewu

Grojogan Sewu merupakan air terjun yang memikat hati dengan keindahan alamnya. Berlokasi di Jl. Raya Tawangmangu, Beji, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, air terjun ini terkenal dengan sebutan “air terjun seribu” meskipun sebenarnya hanya ada satu air terjun. “Seribu” berasal dari pecahan air terjun yang tingginya mencapai 81 meter. Grojogan Sewu terletak sekitar 27 kilometer di sebelah timur kota Karanganyar, dengan latar Pegunungan Lawu yang menambah pesonanya.

Keindahan Grojogan Sewu tidak hanya terletak pada air terjunnya yang menakjubkan, tetapi juga terletak pada hutan wisata yang berada di sekitarnya.

Hutan ini meliputi area seluas 20 hektar yang dihuni oleh berbagai jenis flora dan fauna, termasuk populasi kera yang ramah.

Pengunjung dapat menikmati fasilitas yang disediakan di tempat ini, seperti kolam renang, taman binatang, kios makanan, tempat istirahat, toko cenderamata, kios buah-buahan, dan fasilitas MCK yang memadai. Terdapat juga mushala yang disediakan bagi pengunjung yang ingin beribadah.

Terdapat pula mitos yang berkembang di sekitar Grojogan Sewu, terutama mengenai jembatan yang konon bisa memengaruhi hubungan asmara pasangan yang belum menikah. Selain itu, tempat ini juga dilengkapi dengan penginapan sekitar yang bisa disewa, memungkinkan para pengunjung untuk menikmati keindahan alam dan udara segar sepanjang hari.

Harga tiket masuk yang terjangkau, hanya sekitar 15 ribu rupiah, membuat wisatawan dapat menikmati pengalaman yang menyenangkan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Grojogan Sewu buka setiap hari mulai pukul 7 pagi hingga pukul 5 sore, memberikan waktu yang cukup bagi pengunjung untuk mengeksplorasi keindahan alam yang luar biasa.

  1. Telaga Madirda

Telaga Madirda merupakan tempat wisata alam yang menarik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Berlokasi di ketinggian sekitar 1.050 meter di atas permukaan laut (mdpl), tempat ini menawarkan beragam kegiatan menarik seperti piknik, naik perahu, naik kano, berfoto, dan berkemah. Terletak di Dusun Tlogo, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Telaga Madirda dapat diakses dengan kendaraan pribadi sekitar 25 km dari pusat Kabupaten Karanganyar dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Biaya masuk Telaga Madirda cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 10.000 atau Rp 15.000 tergantung dari sumber informasi. Pengunjung juga akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Selain itu, terdapat biaya tambahan untuk aktivitas tambahan seperti naik perahu kano sebesar Rp 20.000 per 15 menit dan biaya berkemah berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 400.000 tergantung paket yang dipilih.

Telaga Madirda dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk tempat parkir, pusat informasi wisata, toilet umum, mushola, gazebo, fasilitas air bersih, area berkemah, perahu kano, duck boat, taman bunga, warung wisata, serta spot foto yang menarik. Jam operasional Telaga Madirda berlangsung antara pukul 08.00 hingga 16.30 WIB pada hari kerja dan 08.00 hingga 17.00 WIB pada akhir pekan. Pengunjung yang ingin berkemah dapat check-in mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB, sementara pengunjung harian diminta untuk meninggalkan area sebelum jam operasional selesai.

Sebelum berkunjung, pastikan untuk memilih hari yang tepat dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pengelola. Jika memilih untuk datang pada siang hari, disarankan untuk menggunakan penutup kepala guna melindungi diri dari terik matahari. Selalu patuhi aturan yang berlaku demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama selama berkunjung ke Telaga Madirda.

  1. Agrowisata Kampung Karet

Agrowisata Kampung Karet merupakan destinasi wisata yang menarik di Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Terletak di Dukuh Kenteng, Desa Putukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, kawasan ini menawarkan lingkungan yang sejuk dan nyaman untuk berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Akses ke Agrowisata Kampung Karet dapat dilakukan dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kabupaten Karanganyar, dengan jarak kurang dari 20 km. Pengunjung dapat mengikuti rute melalui Jl. Mataram, belok kanan ke Jl. Lawu, kemudian melanjutkan perjalanan hingga tiba di Jl. Karangpandan – Ngargoyoso, dan akhirnya mencapai Jl. Karangpandan – Kemuning. Lokasi Agrowisata Kampung Karet dapat dikenali dari deretan pohon karet yang mencolok di sebelah kanan jalan.

Agrowisata Kampung Karet buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00. Harga tiket masuk untuk anak-anak berkisar antara Rp 6.000,- hingga Rp 7.000,- tergantung hari kunjungan, sedangkan untuk dewasa antara Rp 7.000,- hingga Rp 10.000,-. Kawasan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti akses Wi-Fi gratis, mushola, area parkir luas, gazebo, kolam renang, toilet, kolam terapi ikan, restoran, area outbound, camping ground, dan berbagai wahana bermain.

Agrowisata Kampung Karet menawarkan pengalaman seru dan edukatif, terutama dengan keberadaan pohon karet yang menjadi view utama dan memberikan suasana sejuk di sekitar kawasan. Restoran di lokasi ini menyediakan berbagai hidangan lezat dengan harga terjangkau, sementara area outbound dilengkapi dengan fasilitas lengkap yang menarik bagi semua pengunjung.

Selain itu, Agrowisata Kampung Karet memiliki kolam renang, area memberi makan hewan kelinci, dan spot foto kekinian yang menarik untuk berfoto bersama keluarga dan teman-teman. Seluruh fasilitas ini menjadikan kawasan ini tempat yang tepat untuk menikmati keindahan alam sambil berbagai kegiatan menarik.

Demikian tempat wisata di Kabupaten Karanganyar, kota kelahiran Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 yang dapat Anda kunjungi saat liburan yang akan datang ke kota tersebut.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *