Blog Post

Gerakan > Internasional > 5 Kekejaman Ariel Sharon Eks PM Israel yang Sekarat 8 Tahun
Kekejaman Ariel Sharon PM Israel

5 Kekejaman Ariel Sharon Eks PM Israel yang Sekarat 8 Tahun

Spread the love
Kekejaman Ariel Sharon PM Israel 2
Kekejaman Ariel Sharon PM Israel 2

Ariel Sharon adalah seorang figur kontroversial dalam sejarah politik Israel. Ariel Sharon awalnya adalah pengungsi Yahudi dari Jerman yang menjelma menjadi penjajah Palestina.

Ada berbagai tindakan selama masa jabatannya sebagai Perdana Menteri yang dilihat oleh sebagian orang sebagai kekejaman.

Kekejaman Ariel Sharon Kepada Palestina

Beberapa tindakan kontroversial yang dapat disebutkan selama kepemimpinannya termasuk:

  1. Pembantaian Sabra dan Shatila (1982): Meskipun bukan tindakan langsung oleh Sharon, dia memainkan peran dalam membiarkan pasukan milisi Lebanon memasuki kamp pengungsi Palestina Sabra dan Shatila di Beirut selama Perang Saudara Lebanon. Tindakan pembantaian oleh pasukan milisi tersebut sangat kontroversial.
  2. Operasi Defensive Shield (2002): Selama operasi ini, pasukan Israel melakukan serangkaian serangan militer di Tepi Barat untuk melawan terorisme Palestina. Operasi tersebut menimbulkan kerusakan besar dan mengakibatkan banyak korban warga sipil.
  3. Pembangunan Tembok Pembatas (2002-2004): Sharon mendukung dan memulai pembangunan Tembok Pembatas di Tepi Barat yang dipandang oleh banyak orang sebagai tindakan ilegal dan merampas tanah Palestina.
  4. Pembantaian Qibya (1953): Ketika masih menjadi seorang perwira militer, Sharon memimpin sebuah operasi militer yang melibatkan pembantaian warga sipil Palestina di desa Qibya di Tepi Barat.
  5. Pembantaian Jenin (2002): Selama operasi militer di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat, terjadi pertempuran sengit antara pasukan Israel dan militan Palestina. Operasi ini menimbulkan banyak korban dan kerusakan wilayah tersebut.

Baca Juga : Sejarah Nakba Palestina Tahun 1948 Awal Mula Berdirinya Zionis Israel

Penting untuk diingat bahwa pandangan tentang Ariel Sharon bervariasi, dan beberapa orang melihatnya sebagai pahlawan di mata Israel karena peran-perannya dalam pertempuran militer, sementara yang lain melihatnya sebagai sosok yang sangat kontroversial dalam konteks konflik Israel-Palestina

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *