Blog Post

Gerakan > Daerah > 4 Kuliner Khas Lampung, Nomor 4 Dinikmati Capres

4 Kuliner Khas Lampung, Nomor 4 Dinikmati Capres

Spread the love

Calon Presiden 2024, Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan safari politik di Lampung pada tanggal 25-26 Oktober 2023. Namun, menariknya, di tengah-tengah kesibukannya, ia turut merasakan pengalaman kuliner khas Lampung bersama masyarakat setempat.

Selama di Lampung, Ganjar Pranowo didampingi oleh sejumlah nelayan dan sopir truk yang bertujuan untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. Selain itu, ia juga tak melewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan khas Lampung.

Salah satunya adalah hidangan Ikan Baung yang disajikan dengan sambal seruit, yang merupakan hidangan khas Lampung. Selain itu, ia juga menikmati secangkir kopi khas Lampung.

Kopi ini disajikan di Warung Kopi Dunia Lampung, dan Ganjar Pranowo sangat menyukainya, bahkan menyebutnya sebagai “Kopi Lampung Top.”

Kuliner yang dinikmati oleh masyarakat dan tokoh politik ini bukan hanya eksklusif untuk mereka.

Siapa pun yang berkunjung ke Lampung juga bisa menikmati berbagai hidangan khas yang disajikan di sana. Untuk menambah wawasan, ada empat kuliner khas Lampung lainnya yang bisa dinikmati oleh para pengunjung.

4 Makanan Khas Lampung

1. Seruit

adalah hidangan yang tak boleh dilewatkan saat mengunjungi Lampung. Ini terdiri dari campuran sambal terasi khas Lampung, ikan goreng atau bakar, lalapan, dan tempoyak. Seruit sering digunakan dalam tradisi makan bersama yang disebut “menyeruit.” Kamu dapat mencicipi seruit di tempat seperti Sambal Seruit Buk Lin di Jalan Ir H Juanda No.8, Pahoman, Engal, Kota Bandar Lampung,

2. Gulai Taboh

Berikutnya adalah Gulai Taboh. Yang digunakan dalam acara adat. Gulai ini dibuat dengan ikan air tawar atau ikan laut. Ikan air tawar seperti mujair diasapkan semalam dan disebut “iwa tapa semalam.” Gulai ini hanya dibumbui dengan keluak. Saat menggunakan ikan laut, gulai taboh dibumbui dengan berbagai kacang, melinjo, labu kuning, ubi jalar, dan sayuran yang dimasak dengan santan. Kamu bisa mencari gulai taboh di Cikwo Resto & Cafe, Jalan Kimaja Blok D, Sepang Jaya, Bandar Lampung.

Baca Juga: Ganjar Pranowo: K-Pop Kiblat Industri Kreatif

3. Satai Ikan Tuhuk

dibuat dari ikan blue marlin yang dapat ditemukan di pesisir barat laut. Daging ikan ini tebal, manis, lembut, dan mirip dengan daging ayam. Satai ini disajikan dengan bumbu kacang. Kamu dapat menikmati satai ikan tuhuk di daerah Krui atau mencarinya di Cikwo Resto & Cafe, Jalan Kimaja Blok D, Sepang Jaya, Bandar Lampung.

4. Pindang Ikan Baung

Kuliner khas berikutnya ini baru dinikmati oleh calon presiden 2024 Ganjar Pranowo saat safari politik.

Pindang Ikan Baung adalah hidangan tradisional khas Lampung, Indonesia. Hidangan ini menggunakan ikan air tawar, biasanya ikan mujair atau ikan baung, yang dimasak dengan bumbu khas. Salah satu ciri khas Pindang Gaung adalah penggunaan bumbu yang kaya rasa, seperti asam, cabai, bawang merah, bawang putih, daun salam, serai, dan berbagai rempah-rempah lainnya.

Biasanya, Pindang Baung disajikan dalam bentuk kuah yang asam dan gurih, dengan potongan ikan yang lezat dan bumbu yang meresap. Hidangan ini sering disajikan dengan nasi panas sebagai makanan utama. Pindang ikan Baung adalah salah satu hidangan yang populer di Lampung dan sering dianggap sebagai sajian khas daerah tersebut.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *