Blog Post

Gerakan > Daerah > 3 Tarian Bali, Nomor 2 Kesukaan Ganjar Pranowo

3 Tarian Bali, Nomor 2 Kesukaan Ganjar Pranowo

Spread the love

Calon Presiden Ganjar Pranowo beberapa waktu yang lalu sempat mengunjungi Bali, dimana ia disambut dengan salah satu tarian adat Bali ketika tiba di sana. Ganjar mengungkapkan kekagumannya terhadap tarian adat Bali yang telah ditampilkan untuknya.

Selain terkenal karena keindahan alam dan kekayaan kuliner, Bali juga dikenal dengan tarian-tariannya yang memukau. Tarian-tarian ini tidak hanya merupakan bentuk seni yang indah, tetapi juga membawa makna mendalam yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan sejarah, terutama di Pulau Dewata.

Bali memiliki sejumlah tarian adat yang mengagumkan, dan setiap tarian memiliki ciri khas dan makna budaya yang khusus. Berikut ini adalah beberapa tarian adat dari Bali.

3 Tarian Adat Bali

1. Tari Kecak

Tari Kecak adalah salah satu seni tari yang telah meraih ketenaran di seluruh dunia dan berakar dari Bali, Indonesia. Tarian adat dari provinsi yang dikunjungi oleh Ganjar Pranowo ini terkenal karena melibatkan puluhan hingga ratusan penari laki-laki yang duduk dalam formasi melingkar yang khas.

Penggunaan nama “Kecak” dalam tarian ini merujuk pada suara yang dihasilkan ketika para penari mengangkat dan menggerakkan kedua lengannya sambil berseru dengan kata-kata “cak ke cak ke cak.”

Pertunjukan Tari Kecak memberikan pengalaman visual yang sangat unik. Para penari mengenakan kostum berpola poleng (dengan kotak-kotak putih dan hitam), menciptakan tampilan yang mengingatkan pada sebuah papan catur yang memukau.

Ini menjadi salah satu warisan budaya Bali yang sangat berharga dan sarat dengan makna budaya yang dalam.

2. Tari Pendet

Tari Pendet adalah sebuah tarian tradisional yang asalnya dari Bali, Indonesia. Tarian ini memiliki peranan yang penting dalam berbagai upacara adat dan sering dijadikan sebagai wujud penghormatan kepada leluhur atau para dewa (Bhatara-Bhatari).

Biasanya, Tari Pendet dipersembahkan di halaman Pura, yaitu tempat ibadah Hindu, yang menghadap ke palinggih, suatu tempat yang dianggap sebagai kediaman para dewa. Dalam pertunjukannya, tarian ini dihadirkan sebagai persembahan untuk Bhatara dan Bhatari, yang sering kali diwakili oleh patung atau gambar suci.

Penari dalam Tari Pendet biasanya adalah wanita yang mengenakan busana tradisional Bali. Mereka membawa bokor atau canang sari yang berisi bunga, yang merupakan elemen penting dalam tarian ini. Kostum Tari Pendet meliputi sabuk prada, anteng (cerik), dan kamben songket.

Baca Juga: Bali Sambut Ganjar Pranowo dengan Tarian Pendet

Selain itu, para penari juga membawa alat-alat upacara seperti sangku (alat sembahyang), mangkok perak, kendi (ceret), dan berbagai perlengkapan ritual lainnya.

Tari Pendet menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan budaya Bali dan menjadi simbol penghormatan serta penyembahan kepada para dewa dalam kerangka tradisi agama Hindu Bali.

Tarian ini digunakan untuk menyambut Calon Presiden Ganjar Pranowo dalam kunjungannya ke Bali. Ganjar Pranowo sendiri sangat terkesan dengan penampilan tarian yang dihadirkan untuk menyambutnya.
Apalagi, para penari yang menyambut Ganjar Pranowo mayoritas adalah siswa sekolah dasar. Keberhasilan mereka dalam tampil di depan Ganjar Pranowo menciptakan rasa kebahagiaan dan semangat yang luar biasa di antara mereka.

3. Tari Legong

Tari Legong adalah salah satu tarian tradisional khas Bali yang menampilkan gerakan yang sangat halus dan anggun. Tarian ini biasanya dibawakan oleh dua atau tiga penari wanita yang telah menjalani pelatihan khusus untuk menguasai gerakan-gerakan tari yang sangat lentur. Tarian Legong dikenal dengan ciri khas gerakan kaki yang mengalir, yang selaras dengan permainan musik gamelan yang khas.

Kata “Legong” sendiri merupakan gabungan dari kata “leg,” yang mengacu pada gerakan tari yang lembut dan elastis, dan “gong,” yang merujuk pada gamelan, alat musik tradisional Bali yang memainkan peran penting dalam menyertai pertunjukan tarian ini. Sehingga, “Legong” menggambarkan gerakan tari yang menekankan fleksibilitas penari yang selaras dengan harmoni musik gamelan.

Tari Legong sering diiringi oleh Gamelan Semar Pagulingan, sebuah ansambel musik tradisional Bali yang terdiri dari instrumen-instrumen khusus.

Tarian ini memperlihatkan keindahan budaya dari Provinsi yang dikunjungi oleh Ganjar Pranowo itu melalui gerakan tari yang menakjubkan dan musik gamelan yang memikat, dan menjadi bagian penting dari warisan budaya Bali yang sangat dihargai dan dilestarikan.

Itu dia 3 Tarian Adat Bali yang salah satunya dikagumi oleh Calon Presiden Ganjar Pranowo.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *